Tutto su Tyas

jika kelak entah kapan kamu membaca kalimat ini, semoga kamu menyadari betapa manis ketidakhadiranmu.

—(via aanmansyur)

ketika hati kita sedang sedih, dia memohon kepada wajah kita, “tolong, sembunyikan saya!” kadang wajah kita bersedia, kadang tidak dan memilih ikut bersedih.

—(via aanmansyur)

sabar bukan soal berapa lama kamu menunggu, namun apakah kamu setia saat menunggu.

—(via aanmansyur)

aku tahu kau tak pernah butuh dikenangkan. aku yang tak pernah menemukan cara melupakan.

—(via aanmansyur)

hati saya cuma satu. patahkan jari saya saja.

—(via aanmansyur)

berusaha terus mencintai orang yang tidak balas mencintai kadang terdengar lebih besar dari cinta itu sendiri.

—(via aanmansyur)

meskipun saya tidak mencintainya lagi, saya tetap merasa sakit menyadari dia tidak mencintai saya lagi juga.

(Source: aanmansyur)

orang-orang yang mengaku pintar itu memang seringkali malah jadi kelihatan bodoh.

—(via aanmansyur)

saya bahagia bersama kamu tidak sama dengan saya tidak bahagia tanpa kamu.

—(via aanmansyur)

membuatnya jadi lelucon tidak selalu berarti tidak akan membuat orang lain menangis.

—(via aanmansyur)